Rabu, 07 September 2011

Sombong Diri

jauhi Sifat Sombong diri


Oleh Aslim sulaiman

orang yang sombongAda suatu cerita, sebut saja namanya agus, dia adalah anak sd kelas 4, dia baru saja mendapatkan hadiah dari gurunya, karena dia telah memenangkan lomba membaca cepat di kelasnya.. Setibanya di rumah dia langsung menghampiri pembantunya, sebut saja namanya bibi ros, . dengan kesombongannya dia berkata kepada bibi ros “ bi ros, mau hadiah ini gak,? Kalo mau bibi harus membaca  buku ini satu lembar saja, nanti agus kasih dah hadiah ini untuk bibi” gmana…? Mau gak bie”.

Sontan bibi ros mengambil buku yang di kasih oleh agus sampil membolak balikkan buku itu bibi ros berkata: “ maaf, den agus bibi gak bisa baca, dulu bibi tidak tidak sekolah seperti aden agus”.

Setelah mendengar jawaban dari bibinya tersebut, anak kecil tersebut lari keruangan keluarga kebetulan disana ada ayah dan ibunya, dengan kesombongannya dia berkata kepada kedua orang tuanya. ”yah dan bu, masak bibi ros gak bisa baca sih, padahal dia kan sudah dewasa. Agus saja yang baru berumur 8 th sudah lancer membaca, malah agus dapat hadiah dari ibu guru, karena kelancaran agus dalam membaca dibandingkan dengan teman2 agus di kelas”. Ungkapnya kepada bapak dan ibunya. Mendengar celotehan agus tersebut, bibi ros merasa sedih.

Tanpa satu kata pun, sang ayah langsung pergi ke rak buku dia ingat bahwa kemaren dia baru saja beli buku dalam bahasa jerman. Lalu ayahnya berkata kepada agus” gus, mari sini nak, coba bantu
ayah untuk membaca buku ini, kebetulan ayah baru beli kemaren dan ayah belum sempat baca, nanti kalo agus bisa baca, akan ayah kasih hadiah yang lebih baik daripada hadiah dari bu gurumu”.

Lalu dengan angkuhnya, agus berkata kepada ayahnya.” Mana buku nya, agus bacain untuk ayah. Tap ayah janji ya akn memberikan hadiah kalao agus bisa baca buku ayah ini”. Ungkapnya. Setelah agus mendapatkan bukunya, agus hanya bisa membolak- balikkan buku yang ayahnya berikan seperti apa yang dilukan oleh pembantunya bi ros, dia tidak bisa baca apalagi paham dengan bukunya tersebut.

Lalu ayahnya berkata kepada agus.” Gimana gus, bisa baca ndak? Katanya dah lancar membaca bukunya, kok malah diam aja sih“. Kta ayahnya kepada putranya tersebut. Kemudian ayahnya menasehati si agus.” Makanya gus jadi orang gak usah sombong, masih ada orang yang lebih pandai dari kamu, dengan kelakuanmu tersebut bisa saja membuat sakit hati orang lain, jadlah orang yang rendah diri agar dihormati orang lain, kalau kamu terus begini maka kamu tidak akan dihormati orang lain dan juga kamu akan dijauhi oleh teman2 mu, kamu paham kan gus”. Imbuhnya.

Ketika itu juga si agus mendapatkan pelajaran yang berharga dari ayahnya, setiap timbul rasa sombong dalam dirinya, dia langsung ingat, bahwa dia tidak bisa membaca buku dalam bahasa jerman. Jadi dalam cerita ini kita bisa mengambil hikmah bahwasanya sifat sombong diri itu tidak akan membhagiakan kita, malah sifat sombong tersebut akan membuat orang lain jauh dari kita, dan juga kita akan dibenci sama teman2 di sekitar kita. Wallahu a’lam.

check out my other guide on UNIVERSITAS TERBAIK, universitas terbaik.

 

 

3 komentar:

bagus ceritanya.....trimakasih, akan saya share pd anak2 :)

sama2 mbak......mogaja bermanfaat

kunjungan perdana.. bakal kesini lagi lain waktu. kunjung balik ya!

Posting Komentar